Tuesday, July 28, 2009

Tracking: 25 Juli 2009, Sanggulan - Tabanan

Tracking kali ini menyusuri hutan, persawahan, sungai di sekitar Daerah Musium Subak, Sanggulan, Tabanan. Berangkat dari Halaman Masjid Al Furqon - Gatsu Barat, dengan diawali sholat shubuh jama'ah.
Peserta sebanyak 38 orang, dengan 5 anggota baru yang hadir, yaitu: Pak Ust.Agus Yulianto, Pak Haru, Pak Kusno, Pak Nur Komari, dan Pak Rachmatulloh.














>>Read More...

DUKUNG CLUB OLAH RAGA, MENPORA HADIRI LAUNCHING R2C DI BALI

Orang yang malas berolahraga akan lebih cepat pikun! Sejumlah riset yang dilakukan di Jepang dan AS membuktikan pernyataan tersebut. Barangkali hal itulah salah satu yang mendasari lahirnya sebuah club olah raga “tracking” pagi dan yang dinamakan Riyadhoh Rihlah Club (R2C). R2C adalah komunitas atau perkumpulan olahraga (riyadhoh) dan rekreasi (rihlah), lintas profesi yang mencintai alam untuk membangun hidup sehat. Baik sehat jasmani dan rohani maupun sehat secara sosial.
Club olah raga dengan berjalan kaki lintas alam yang lebih popular dengan istilah “on on” tersebut sejak didirikannya pada Februari 2009 lalu semakin banyak peminatnya. Hingga saat ini tercatat sekitar 150 anggota dari beragam latarbelakang profesi dan usia. Namun mayoritas anggotanya adalah pengusaha muda, tak sedikit pula yang berprofesi sebagai karyawan kantoran.

Aktifitas R2C dilakukan setiap Sabtu pagi pukul 06.00 wita hingga pukul 09.30 wita. Untuk memulai aksi tracking-nya, biasanya dengan mengambil tempat dan menyusuri track tertentu di pedesaan, melintasi hutan atau sawah-sawah yang alami dan jauh dari polusi dan kebisingan. Beberapa kawasan yang sering dijadikan lintasan tracking seperti, Canggu, Sangeh, Plage, Nusa Dua, dll. Sesekali R2C dilakukan di tengah kota, yang sering diistilahkan “R2C City Tracking”. Namun bila dilakukan di kota, tetap diupayakan tidak mengurangi esensi dari melewati jalur alam yang tidak kalah sulitnya ketika melewati hutan dan sungai di pedesaan.

Pesatnya perkembangan keanggotaan R2C tak lepas dari manfaat yang memang benar-benar dirasakan oleh anggotanya. Menurut pengakuan Alim Mahdi, Direktur DSM yang juga menjadi sekretaris R2C, selain untuk memenuhi kebutuhan olahraga dan kebugaran tubuh, R2C juga dapat menjalin silaturrahim dan persaudaraan serta mengembangkan jaringan sosial dan kepedulian terhadap sesama.

Berbeda dengan H. Ekky Cules, pengusaha tekstil ini lebih terkesan karena pengalaman seru dan menantang yang sering terjadi dalam aktifitas R2C. Sering kali peserta dihadapkan pada jalur lintasan berupa pematang sawah, sungai, tanjakan sangat terjal namun mengasyikkan. Tak jarang dalam aksi jalan kaki sekitar 7 kilo itu, juga menyebrangi sungai dengan jembatan kayu atau sekedar sebatang pohon yang dibentangkan, hingga menyebabkan banyak peserta yang tercebur ke sungai.

Untuk memantapkan eksistensinya, pada hari Minggu (19/07) nanti pengurus R2C berencana melakukan launching R2C yang akan diselenggarakan di Parkir Timur Lapangan Renon Denpasar. Dalam Launching tersebut akan digelar aksi jalan sehar yang akan melibatkan sekitar 4000 massa. Dalam kesempatan tersebut hadir Asisten Menteri Pemuda dan Olah Raga, Imam Gunawan yang juga didaulat untuk membuka acara.
R2C yang pada awalnya digagas oleh beberapa pengusaha yang sering bertemu dalam kajian yang berbasis di de Surau restaurant tersebut berencana akan terus memperluas keanggotaan, agar keberadaan R2C benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
>>Read More...

Saturday, June 13, 2009

R2C Family Fun Walk: berhadiah Umroh dan Motor

R2C adalah komunitas atau perkumpulan olahraga (riyadhoh) dan rekreasi (rihlah), lintas profesi yang mencintai alam untuk membangun hidup sehat. Baik sehat jasmani dan rohani maupun sehat secara sosial. R2C dibentuk tanggal 7 bulan Februari tahun 2009, dalam kurun waktu 4 bulan telah memiliki anggota sebanyak 115 orang. Dengan motto Sehat Jiwa dan Raga, Amal Semakin Nyata”
Mengingat pesan Rasulullah SAW bahwa “Mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah,” (HR. Muslim), maka R2C dibentuk sebagai upaya mengawalinya.
D
Berkenaan dengan tersebut di atas, maka perlu mensosialikan R2C kepada publik yang Insya Allah akan diLaunching pada tanggal 19 Juli 2009.

PROPOSAL LAUNCHING R2C <== Download Di Sini!
ProposalR2C
===========================================================

Proposal bisa di DOWNLOAD SINI!
>>Read More...

R2C: Mengwi - Areal Kantor Bupati Badung

13 Juni 2009 - R2C yang mengambil trekking di Areal Kantor Bupati Badung - Mengwi dihadiri oleh 38 orang peserta. Kadir Makaramat, Aan Evarudin, Adang W, Ali Utih, Alim Mahdi, Alreza, Arif Widodo, Dandan, Delly Yusar, Dodik Ruddy, Ekky C, Fakchruroji, Firdaus DJ, Gunawan, Habib Al Djufri, Hanafi M. Hary Purwoko, Ismoyo, Lalu, Wardi, Luthfi, Sumitro, Mumu Muharam, Yudistira, Pitarto, Ponidi, Rachmat, Rangga, Riyanto, Setiono, Slamet Sugiono, Sudiyanto, Suyono, Taufan, Wasis, Yugo, Zainal Sania, Umar Husin, Soeyono, Hadirman, Firman, Ketut, Edo, Tri Basuki, Agus Juanda, Adnan Syah, Hasan Sazali.

Trekking kali ini, sungguh bikin kangen, Trekking yang rutenya relatif stabil, menyusuri pematang sawah dengan menyisir pinggir aliran sungai yang menghidupkan tanaman yang subur, padi, jagung, sawi, kangkung dan sayuran lainnya. Air sangat melimpah dan makmur, saat kaki melangkah melewati di sela-sela tanaman sawi yang hijau, ada peserta yang berujar: "Wow! Wah sudah tersedia sayur sawi segar tinggal bawah mienya saja!" katanya sambil meringis karena kakinya 'kejeblok' lumpur. hehehe

Peserta yang hadir dalam kesempatan ini (13 Juni 2009) sebanyak 38 orang peserta. Pendatang baru yang bergabung 6 orang new comers yaitu pak Ketut - Taman Griya, Edo Pram - Marlboro, Tri Basuki, Agus Juanda, Adnansyah (Penyiar Radio CDBS FM), Hasan Sazali - Nusa Dua. . Dalil di handle oleh pak Riyanto..., sampai jumpa sabtu depan ya....


>>Read More...

Saturday, June 06, 2009

Kontributor Tulisan & Photo R2C

Bagi member yang ingin memberikan kontributornya berupa tulisan dan photo kegiatan R2C, dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

TULISAN/ARTIKEL:
1. Tulisan berupa kegiatan R2C atau artikel-artikel yang berhubungan dengan Visi dan Misi R2C.
2. Tulisan tidak mengandung unsur: SARA, Pornografi, Perpecahan, dan yang dilarang oleh Agama, dan Hukum yang berlaku.
3. Tulisan yang dimuat diharapkan bersifat educatif, informatif, menghibur, dan bermanfaat bagi perkembangan R2C khususnya dan pembaca pada umumnya.
4. Setiap tulisan, bila perlu akan diedit seperlunya sebelum dipublikasikan oleh Admin.
5. Hak publikasi ditangan Admin.
6. Tulisan dikirimkan via Email ke : alimmahdi@yahoo.com

KONTRIBUTOR PHOTO
1. Photo yang dimaksud adalah Photo dokumentasi yang berkaitan dengan kegiatan R2C.
2. Photo di edit terlebih dahulu ke ukuran lebar 500 pixel panjang menyesuaikan.
3. File Photo dikirim ke: alimmahdi@yahoo.com
4. Member yang mempunyai Account di Friendster/Photobucket/Googlepages dapat mengupload ke accountnya masing-masing dan mengirimkan LINK URL saja ke pada Admin. Cara ini akan mempermudah dan memperingan tampilan photo pada web.
5. File photo bisa juga dikirim langsung dengan CD atau Flashdisk ke Admin.
6. Hak publikasi ditangan Admin.

Demikian ketentuan ini dibuat untuk kepentingan bersama. Terimakasih atas kontribusi Anda sekalian, semoga Allah SWT membalasnya sebagai amal ibadah,Amin...
"Sehat Jiwa dan Raga, Amal Semakin Nyata"


>>Read More...

Monday, June 01, 2009

R2C: City Tracking, 30 Mei 2009

























R2C, tanggal 30 Mei 2009, merupakan Special Edition dengan tema "City Tracking" dengan mengambil trekking menyusuri daerah Gatsu Utara yang ternyata 'yahutt' juga tidak kalah dengan trekking di daerah lainnya.... Start dimulai dari depan masjid Al Furqon -Gatsu.

Sebanyak 37 orang peserta dengan penuh semangat menyusuri trekking yang dibuat oleh dalil yang berujung di rumah pak Kuntjoro. Terhitung 5 orang new comers pada kesempatan ini.

R2C semakin rame dan semakin semarak, karena member R2C sudah tercatat sebanyak 115 orang. Untuk kali ini salut deh sama dalilnya, yaitu pak Endra, pak Riyanto, dan pak Ekky... juga tidak lupa pak Kuntjoro yang menyediakan rumah dan kolam renangkan untuk kami obok-obok... hehehe, sampai jumpa sabtu depan ya....


>>Read More...

Friday, May 29, 2009

Ada Lapisan Lilin Antilengket pada Mi Instan?

Mudah, murah, dan enak. Itulah alasan mengapa banyak orang menyukai mi instan. Tinggal dimasak sebentar, bahkan ada yang hanya perlu diseduh air panas, langsung bisa disantap demi "menyelamatkan" perut yang keroncongan.

Seiring kesuksesan mi cepat saji ini, sudah sekian lama beredar isu seputar mi instan. Isu lapisan lilin pada mi instan adalah yang kerap diembuskan, malah bikin heboh beberapa tahun lalu. Lilin atau zat kimia lain sejenis wax tersebut digunakan agar mi tidak lengket ketika dimasak.

Dugaan inilah yang memunculkan banyak anjuran untuk tidak makan mi instan setiap hari. Dinyatakan sejumlah ahli, tubuh memerlukan waktu setidaknya tiga hari untuk membersihkan lilin tersebut. Apalagi ada pula dugaan bahwa lilin ini bersifat karsinogenik atau dapat mencetuskan terjadinya kanker.

Isu lilin ini sudah dibantah oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) beberapa tahun lalu. Hingga kini pun isu tersebut masih dibantah. Tentu saja, sebuah produk mi instan ternama turut membantah isu tersebut.

"Jika isu itu memang benar, tentunya BPOM dan Departemen Kesehatan akan menarik mi instan dari pasaran," ujar Dr Nuri Andarwulan, ahli teknologi pangan dari Institut Pertanian Bogor.

Terlepas dari isu lilin tersebut, para ahli kesehatan memang menganjurkan untuk membatasi asupan mi instan. Alasannya, konsumsi secara berlebihan atau sering dapat mengganggu saluran pencernaan dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan lain.

Meski ada-tidaknya lilin pada mi masih jadi perdebatan, ada baiknya kita berjaga-jaga. Supaya lebih aman, ada baiknya mengikuti tip berikut saat memasak mi instan:

- Jerang air agak banyak hingga benar-benar mendidih, lalu dibagi menjadi dua bagian (tuang ke dalam dua panci berbeda).

- Masukkan mi ke dalam panci pertama dan didihkan kembali. Panci pertama ini fungsinya untuk mencuci kandungan antilengket lainnya yang terdapat pada mi instan. Setelah matang, pindahkan mi yang telah "dicuci" itu ke dalam panci kedua, lalu didihkan kembali. .::.

Sumber : http://www.kompas.com/


>>Read More...

Saturday, May 23, 2009

R2C: Jembatan Bangkung, Plaga -Tabanan















R2C, tanggal 23 Mei 2009, mengambil tracking di Tukad Bangkung, Plageh - Tabanan.Subhanallah... dengan view jembatan Bangkung yang begitu panjang dan luas, keliatan sangat perkasa ketika kami menikmati dari dalam hutan ketika tracking menyusuri jalan setapak dan sungai.

Peserta yang hadir 59 orang, jumlah terbesar semenjak awal trekking. Allahu Akbar..
Sampai bertemu di trekking berikutnya sabtu depan...Insya Allah.


>>Read More...
R2C Bali | Jalan Sehati © 2009. Design by :Yanku Templates Redesign|Admin: Akh.Alim Mahdi